Kampanye 9 Hari Lagi. Siapkan Visi Misi dan Program yang Selaras dengan RPJP Nasional dan Daerah
Home » Kampanye 9 Hari Lagi. Siapkan Visi Misi dan Program yang Selaras dengan RPJP Nasional dan Daerah

Kampanye 9 Hari Lagi. Siapkan Visi Misi dan Program yang Selaras dengan RPJP Nasional dan Daerah

Bagikan bila bermanfaat

DJOURNAL.ID – Bunyi Gendang Perhelatan Pilkades Serentak di Kabupaten Gorontalo kian dekat. Kurang dari Sepuluh hari lagi tahapan Kampanye bagi para Calon Kepala Desa akan segera dimulai. Tentunya para kontestan Calon Kepala Desa juga sudah siap dengan segala wejangan program yang akan ditawarkan kepada Masyarakat.

Launching tahapan Kampanye secara Perdana akan dimulai pada tanggal 10 Maret 2021, yang diawali dengan Penyampaian Visi, Misi dan Program Calon Kepala Desa. Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan, Kampanye dimaksud akan digelar pertama kali dalam Rapat Paripurna Istimewa Badan Permusyawaratan Desa dengan tema Penyampaian Visi dan Misi.

Sebelum sampai ke tahap itu, ada 3 (tiga) hal penting yang perlu diperhatikan dan dipedomani oleh para Calon  Kepala Desa saat hendak menyampaikan Visi dan Misi selama 6 (enam) tahun kedepan sesuai masa jabatan kepala Desa.

Pertama; Kampanye dilakukan dengan prinsip kejujuran, keterbukaan, dialogis dan bertanggungjawab sebagai wujud dari pendidikan politik kepada masyarakat;

Kedua; Materi kampanye wajib memuat Visi, Misi dan Program yang disusun selaras dengan rencana pembangunan jangka panjang nasional dan daerah yang dapat disampaikan secara lisan dan tertulis.

Ketiga; Menggunakan bahasa yang santun dan berbudaya, tertib atau tidak mengganggu ketertiban umum, edukatif atau mendidik sehingga dapat memberi dampak manfaat dan mencerahkan pemilih, bijak dan beradab dengan tidak menyerang pribadi, kelompok, golongan atau calon lain, dan tidak bersifat provokatif.

Berdasarkan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Bupati Gorontalo Nomor 43 tahun 2020 tentang Pilkades, menyatakan bahwa kampanye dapat dilaksanakan melalui; tatap muka, pertemuan terbatas, dialog, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye, dan dalam bentuk debat.

Kampanye yang dilakukan dalam bentuk tatap muka, pertemuan terbatas atau dialog, perlu memperhatikan Protokol Pencegahan penularan COVID-19. Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan Peraturan dan ditegaskan lagi dengan Surat Edaran, jumlah peserta kampanye yang dihadirkan maksimal sebanyak 30 Orang dengan memperhatikan kapasitas ruang/gedung tempat pelaksanaan kampanye.

Memakai masker, menjaga jarak minimal 1 (satu) meter, dan mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan handsaniter wajib dipatuhi oleh setiap orang tanpa terkecuali. Satuan Tugas COVID-19 dan pihak keamanan tidak segan-segan dapat menghentikan pelaksanaan kampanye apabila melanggaran protokol kesehatan.#

Editor & Publisher: Nurmat Djou

 576 total views,  4 views today

Bagikan bila bermanfaat
Written by
Nurmat Djou
Join the discussion

Satu lawan terlalu banyak, Seribu kawan terlalu sedikit