Panitia Pilkades Huidu Utara: Kesulitan Dana, Bisa Usulkan “Penghentian” Tahapan ke Komisi
Home » Panitia Pilkades Huidu Utara: Kesulitan Dana, Bisa Usulkan “Penghentian” Tahapan ke Komisi

Panitia Pilkades Huidu Utara: Kesulitan Dana, Bisa Usulkan “Penghentian” Tahapan ke Komisi

Bagikan bila bermanfaat

DJOURNAL.ID – Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Gorontalo tidak lama lagi akan digelar. Hari Pemungutan Suara sebagaimana yang sudah ditentukan akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 24 Maret 2021.

Namun agenda Pemilihan Kepala Desa di tengah pandemi ini syarat akan situasi dan kondisi. Misalnya soal pencegahan penularan Virus Corona, Panitia Pemilihan, para calon dan tim kampanye serta masyarakat pemilih dituntut untuk menjalankan dan melaksanakan tahapan dengan protokol kesehatan minimal 3M seperti memakai Masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

Nah tentunya, pelaksanaan tahapan juga berkaitan dengan anggaran serta dana. Anggaran Pemilihan bisa jadi ada, namun ketersediaan dana yang seringkali menjadi kendala utama dalam pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa.

Ketua Panitia Pilkades Huidu Utara, saat diwawancarai menyampaikan bahwa, khusus untuk Huidu Utara tahapan Pemilihan kepala Desa masih berjalan sesuai jadwal dan tahapan yang sudah ditentukan. Tetapi, untuk pelaksanaan tahapan-tahapan di waktu 2-3 hari kedepan yang oleh panitia masih dipertimbangkan.

“Kalau di huidu Utara, Alhamdulillah tahapan Pilkades masih berjalan normal sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh Komisi Pemilihan. Namun untuk tahapan 2-3 hari kedepan ini, kemungkinan kami akan menemui kendala khususnya di soal dananya.” Ungkap Meisiska Ahmad.

Lebih lanjut, Ketua Panitia Pemilihan sudah menyampaikan keluhan ini kepada BPD pada rapat bersama dengan Pimpinan dan Anggota BPD. Namun menurutnya, sampai dengan saat ini belum ada tindaklanjut atas keluhan Panitia tersebut oleh BPD.

“Kami sudah sampaikan juga keluhan soal Dana ini kepada BPD yang kebetulan saat itu sedang rapat bersama dengan kami dan pengawas lapangan. Namun sampai hari ini belum ada tindaklanjut dari BPD” Tandas Meisiska.

Ditanya soal tahapan yang sudah berlalu, Panitia Pemilihan menjelaskan bahwa dananya masih menggunakan dana talangan bersama anggota Panitia lainnya.

“Kami masih kumpul-kumpul dari dana pribadi. Karena ini sudah menjadi tanggungjawab dan ini amanah, kami masih berupaya semaksimal mungkin bagaimana tahapan pilkades ini bisa tetap berjalan.” Ungkap Meisiska.

“Memang ada ruang bagi kami, dengan pertimbangan dana ini, maka kemungkinan kami akan mengusulkan ke Komisi Pemilihan untuk penghentian beberapa tahapan. Tapi, mudah-mudahan itu tidak terjadi dan akan ada solusinya dari pihak-pihak termasuk Pemerintah Desa. Yang pasti, keluhan ini kami sudah sampaikan kepada BPD.” Pungkasnya.

Diwaktu yang terpisah, Ketua BPD menjelaskan bahwa benar Panitia Pemilihan sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada BPD, dan dalam waktu dekat juga BPD Huidu Utara akan melakukan Rapat Koordinasi Bersama Pemerintah Desa sekaligus menghadirkan Panitia Pemilihan dan Pengawas Lapangan.

“Benar, Panitia Pemilihan sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada BPD. dan Insya Allah dalam waktu dekat kami akan menggelar Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Desa, Panitia Pemilihan dan Pengawas Lapangan untuk mencarikan solusi atas dana dimaksud.” Jelas Nurmat Djou.

Menurut ketua BPD, Pemilihan kepala Desa yang digelar 6 (enam) tahun sekali ini menjadi agenda dan tanggungjawab Bersama.

“Pilkades ini menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya menjadi tanggungjawab Panitia Pemilihan, tapi juga oleh Pemerintah Desa, BPD,  Lembaga Kemasyarakat di Desa dan bahkan Masyarakat pun punya tanggungjawab dalam mensukseskan Pemilihan Kepala Desa ini. Insha Allah secepatnya kita akan carikan solusi ini bersama Pemerintah Desa.” Tandas Nurmat Djou.

“Yang pasti, anggaran untuk Pemilihan kepala Desa pada penetapan ABP Desa 2021 kemarin, sudah di tetapkan sejumlah yang diusulkan oleh Panitia. Kurang lebih 18jutaan dengan perkiraan biaya untuk 2 TPS. Cuma memang, untuk mencairkan dana tersebut, ada prosedur dan mekanisme yang mengatur. Pun kita harus pahami juga, bahwa agenda atau tahapan Pemilihan ini harus tetap berjalan dan tentunya sukses.” Pungkas Nurmat Djou.

 352 total views,  4 views today

Bagikan bila bermanfaat
Written by
Nurmat Djou
Join the discussion

Satu lawan terlalu banyak, Seribu kawan terlalu sedikit